2000 Unit Rumah Hunian Sementara di Bangun Untuk Warga Korban Gempa

0

LABUHA, Rakyatkini.com Pemkab Halmahera Selatan memastikan lebih dari 2000 unit rumah hunian sementara dibangun selama masa transisi paska waktu tanggap darurat dicabut hari ini minggu (28/7), bantuan rumah hunian sementara tersebut berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Halmahera Selatan Iswan Hasjim kepada wartawan sabtu (27/7) usai meninjau posko tanggap darurat di Saketa Gane Barat.

Pemkab Halmahera Selatan telah mengirimkan data data terkait dengan jumlah desa serta jumlah rumah yang rusak total serta kepala keluarga yang layak menerima bantuan rumah hunian sementara “bantuan rumah hunian sementara ini sumber nya dari BNPB Pusat / APBN jadi seluruh data telah Dikirim ke BNPB, lebih dari 2000 unit rumah hunian sementara yang nantinya dibangun di lokasi lokasi korban gempa yang parah, proses membangun rumah hunian sementara ini berlangsung selama 3 bulan,” Tandasnya.

Orang nomor dua di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan ini lantas mengatakan, setelah berkoordinasi dengan Danrem 152 Babullah Ternate provinsi Malut terkait dengan anggota TNI yang berada dilokasi untuk membantu membangun rumah hunian sementara dan telah disetujui oleh Danrem “rumah hunian sementara itu dibangun diperuntukkan untuk korban gempa yang rumahnya sudah tidak layak di tinggali, dan jika sudah berada di rumah hunian sementara makan seluruh bantuan logistik distop dan kesehatan dikembalikan sepeti sebelumnya,” Ucap Iswan.

Selain rumah hunian sementara yang didapatkan, Pemkab juga tetap berusaha untuk bantuan perumahan bagi korban gempa yang rumahnya rusak total, “Pemkab tetap berusaha berbuat terbaik untuk warga kabupaten Halmahera selatan,” Cetus nya.

Data yang diperoleh di lapangan dan posko sebanyak 734 rumah rusak ringan, 836 rumah rusak sedang dan 1101 rumah rusak berat. Totalnya sebanyak 2671, Rumah rusak ringan, rusak berat maupun rusak sedang yang terbagi dari 38 Desa 10 Kecamatan. (tox)

Leave A Reply

Your email address will not be published.