Beredar Video Porno, Warga Togowo Lapor Kades ke Polres

0

HALBAR, Rakyatkini.com – Warga Desa Togowo Kecamatan Tabaru melaporkan Kepala Desa (Kades) mereka ke Polres Halmahera Barat (Halbar). Warga melaporkan Kades Andarias Goraai, karena ada konten Video tindakan asusila seorang perempuan asal Desa Tagowo yang ditemukan dari dalam ponsel Kades.

Video itu beredar, setelah perayaan puncak Festival Rera Tumding (FRT) yang dilaksanakan di Kecamatan Ibu Selatan beberapa waktu lalu. Pada saat acara puncak FRT siswa SMP dari Desa Togowo mengikuti tarian adat di acara FRT, sehingga Kades mengambil dokumentasi menggunakan ponsel miliknya.

Setelah acara, siswa SMP atas nama Inayah Warimun meminta foto dokumentasi acara FRT yang ada di ponsel Kades dan kades memberikan ponselnya kepada Inayah, sehingga Inayah mengirim foto foto melalui aplikasi SHAREit kepada ponselnya, namun yang dikirim bukan saja foto, tapi disertai dengan video asusila salah satu perempuan di Desa Togowo dari dalam ponsel Kades, namun video tersebut tidak menunjukan wajah sang lelaki, tapi hanya wajah perempuan yang tampak sedang melakukan (maaf) oral seorang pria.

Warga yang hadir di Polres Halbar kurang lebih 14 orang yang terdiri dari Kaur Desa dan Tokoh Masyarakat itu, mengaku sudah melaporkan kasus tersebut di Polsek Ibu, namun dari Polsek Ibu belum memastikan, jika pria dalam video tersebut adalah Kades, selain itu toko adat juga belum bisa memastikan lelaki dalam video tersebut adalah Kades, bahkan Kades juga mengaku dalam video itu bukan dirinya, namun video tersebut telah meresahkan warga Desa Togowo, sehingga warga meminta Polres mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

”Jadi kedatangan kami ke Polres membuat laporan, agar Polres bisa melakukan penyelidikan kasus tersebut hingga tuntas,”ungkap salah satu Kaur Desa Togowo Amsal Sidika ketika ditemui di Polres Halbar usai membuat laporan di SPKT Polres Halbar, Kamis (17/9).

Sementara Arlonis Cao salah satu warga Togowo menambahkan, video tersebut sudah beredar luas, sehingga meresahkan warga, karena dalam video adegan mesum itu merupakan wanita asal desa Togowo, namun pria dalam video tersebut tidak jelas, sehingga Polres harus melakukan penyelidikan secara tuntas, agar masyarakat tidak resah dengan beredarnya video tersebut.

”Video itu, keluar dari Hp pak kades, jadi kami perharap Polres melakukan penyelidikan hingga tuntas,”tegasnya.

Laporan yang disampaikan ke Polres halbar kemarin itu, diterima langsung Kepala KSPKT Polres Halbar Aiptu. Abadi Yakub, sehingga nantinya laporan tersebut dilanjutkan ke Kapolres AKBP. Aditya Laksimada untuk didesposisikan ke Reskrim untuk dilakukan proses penyelidikan. (man)

Leave A Reply

Your email address will not be published.