DTH Rp 3 Juta Per KK Untuk Korban Gempa Sudah Dapat Dicairkan

0

LABUHA, Rakyatkini.com- Warga kabupaten Halmahera Selatan yang menjadi korban gempa 7,3 Magnitudo pada 2019 lalu akhirnya menerima bantuan langsung berupa uang tunai senilai Rp 3 juta dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan Daud Djubedy ketika dikonfirmasi wartawan sabtu (18/4) mengatakan, bantuan langsung dengan Dana Tunggu Hunian (DTH) ini diberikan kepada 1.201 Kepala Keluarga (KK).

Salah Satu Rumah Warga Game Dalam yang Menjadi Korban Gempa

“buku tabungan sudah ada, namun didalam buku tabungan harus ada tanda tangan pemilik buku tabungan jadi silahkan warga yang penerima DTH mulai senin (20/4) datang ke BRI melapor dan mencair dananya sendiri karena tinggal dicairkan,” katanya.

Menurut Daud, proses pencarian dilakukan di BRI karena seluruh penerima DTH menggunakan rekening BRI, proses pencairan sudah dapat dilakukan mulai senin, dan DTH yang berada di rekening para penerima DTH korban gempa ini senilai Rp 3 juta.

“untuk wilayah Gane dan Kepulauan Joronga yang tidak sempat ke Labuha menunggu saja BRI Teras yang bergerak ke Gane pada setiap hari Kamis, warga tinggal melapor dan mencairkan DTH,” cetusnya.

Mantan Kabag Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Halmahera Selatan ini juga menjelaskan, warga korban gempa penerima DTH itu berdasarkan data by name by addres dan sebanyak 1.201 penerima.

“informasi penarikan DTH oleh penerima telah disampaikan ke seluruh desa yang masayarakat nya penerima DTH, DTH yang dibagikan ke warga ini untuk enam bulan paska gempa yang dari Juli 2019 hingga Januari 2020, total dana yang digunakan untuk DTH senilai Rp 3 miliar,” pungkas Daud. (tox)

Leave A Reply

Your email address will not be published.