Halsel ‘Koleksi’ OTG 77, ODP 32 dan 1 Pasien Positif Covid 19

0

LABUHA,Rakyatkini.com– Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 Kabupaten Halmahera Selatan merilis data terkait sebaran warga yang masuk dalam Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pengawasan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif Covid 19.

Release yang dikirim Sekretaris Satgas Covid 19 Kabupaten Halmahera Selatan, Daud Djubedi melalui resume data OTG- ODP, PDP dan positif Covid 19 Kabupaten Halmahera Selatan  tanggal 30 April 2020  menyebutkan total data positif covid 19 : 1 orang  dengan riwayat perjalanan Jakarta – Ternate-Bacan dengan gejala batuk, demam, sesak napas. Data orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 77 orang. Sementara PDP masih kosong,  serta negatif Covid 19 1 orang.

OTG 27 orang dari puskesmas Gandasuli dimana 23 orang keluarga dan karyawan dari pasien 01 covid 19,  4 orang kontak dengan pasien covid -19 di klinik fiktijar.
OTG 1 orang dari puskesmas madopolo dimana riwayat perjalannya dari Bandung, Jakarta, Makassar, Ternate, Labuha, Madopolo dan perna kontak dengan pasien covid 19. Kemudian,  OTG yang dari puskesmas labuha yakni,  5 orang staf puskesmas yang kontak dengan pasien 01 Covid 19, 7 orang pengawai klinik keluarga labuha yang kontak dengan pasien 01 covid 19, 17 orang yang kontak dengan pasien 01 covid 19 ( tukan urut, sopir, pelanggang), 20 orang staf RSUD Labuha yang kontak dengan pasien 01 covid 19.

Sementara total data ODP sebanyak 32 orang terdiri dari Puskesmas wayaloar  1 orang ( riwayat perjalanan dari ambon ke wayaloar), Puskesmas laiwui  7 orang ( 1 orang dengan riwayat perjalanan dari Malang, Jakarta, Ternate, Bacan, Obi dan 6 orang dengan riwayat perjalanan Ternate, Bacan, Madopolo, obi dengan gejala batuk,flu, dan demam. Puskesmas madopolo : 1 orang ( riwayat perjalanan dari Ternate, Bacan, Obi  dengan gejala deman.

Puskesmas labuha : 2 orang ( 1 orang dengan riwayat perjalanan dari
bitung, ternate dengan gejala batuk dan 1 orang dengan riwayat perjalanan dari Ternate-Bacan dengan gejala batuk.
5. Puskesmas gandasuli yakni 6 orang riwayat perjalanan ada yang dari Jokjakarta, Jakarta, Malang, Surabaya, Makassar, Ternate, Jailolo  dan ada gejala batuk, deman dan suhu 39 °c.

Puskesmas babang sebanyak 9 orang (riwayat perjalanan jokjakarta, ambon,
bitung, morotai, maitara, ternate dan ada gejala deman dan batuk, Puskesmas bibinoi 2 orang ( 1 orang dengan riwayat perjalanan dari Makassar-Ternate dengan gejala deman serta suhu 38°c dan 1 orang kontak dengan anaknya yang dari Zona merah dengan gejala sesak.  Puskesmas indari : 1 orang riwayat perjalanan dari Ternate -Labuha dengan gejala batuk.

Puskesmas Kayoa  4 orang  riwayat perjalanan Ternate-Kayoa dengan
gejala batuk.  Puskesmas saketa  2 orang ( 1 orang riwayat perjalan ada yang dari
Makasar- Ternate- Bacan dengan gejala batuk dan 1 orang dari Jailolo – Ternate – Bacan dengan gejala batuk. Puskesmas gane dalam  1 orang (riwayat perjalanan dari Makian- Ternate – Bacan dengan gejala batuk. Puskesmas dolik  1 orang riwayat perjalanan dari bitung dengan gejala batuk.

“Semua orang tanpa gejala (OTG) dan ODP ada yang dikarantina dirumah dibawah pengawasan Puskesmas setempat, ada yang dikarantina di Hotel Buana Lipu dan ada yang dikarantina di Rusunawa,” pungkasnya mengakhiri (Red/Tox)

Leave A Reply

Your email address will not be published.