Kepsek Tidak Transparan, Guru SMP 24 Mogok Mengajar

0

HALBAR,Rakyatkini.com – Buntut dari tidak transparanya pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dilakukan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 24 Kecamatan Jailolo Selatan (Jalsel) Emy Amelia Abubakar. Para guru melakukan mogok kerja, sehingga aktifitas belajar mengajar di sekolah lumpuh total.

Salah satu guru SMP Negeri 24 yang enggan menyebutkan namanya kepada wartawan, Minggu (30/9) menyatakan, mereka memilih tidak masuk sekolah, karena Kepsek tidak transparan dalam mengelola dana BOS, bahkan jarang berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para guru.

”Saya bersama rekan rekan guru lainnya sudah sepakat, bahkan kita juga sudah melakukan rapat bersama dengan ketua Komite dan Kepala desa Rioribati dan hasilnya kita lakukan mogok aktifitas belajar mengajar sampai Kepsek diganti,”cetusnya.

Menurutnya, Kepsek tidak transparan dalam pengelolaan dana BOS itu bisa dilihat, ketika proses pencairan, kepsek hanya menyuruh bendahara untuk menandatangani kwitansi pencairan, selanjutnya Kepsek sendiri yang melakukan proses pencairan dana BOS di Bank.

”Kami berharap, pak Kadis pendidikan harus mencopot Kepsek, jika tidak aktfitas sekolah tetap lumpuh,”tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Pilemon Piwu ketika dikonfirmasi mengaku, dalam waktu dekat dirinya akan memanggil Kepsek SMP Negeri 24 untuk dimintai keterangan atas keluhan sejumlah guru.

”Saya akan panggil Kepsek dan bila perlu saya turun langsung ke sekolah untuk memastikan aktifitas belajar mengajar di sekolah,”katanya.

Pilemon sendiri, belum bisa memastikan kapan Kepsek akan dipanggil,, karena saat ini Dikbud sendiri masih disibukan dengan kegiatan Festival Rera Tumding yang akan dilaksanakan pada Senin hari ini.

”Nanti setelah kegiatan Festival, kita akan panggil Kepsek,”pungkasnya.

Terpisah Kepsek SMP Negeri 24 Emy Amelia dikonfirmasi via telepon, nomornya tidak bisa tersambung, bahkan pesan singkat juga tidak di balas. (man)

Leave A Reply

Your email address will not be published.