Parpol Koalisi Tegaskan Komitmen Dukungan ke Usman – Bassam di Pilkada Halsel

0

LABUHA, Rakyat kini.com Partai Koalisi pengusung bakal calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan Usman Sidik – Bassam Kasuba menegaskan bahwa tidak ada lagi polemik di masing-masing partai politik untuk merubah dukungan ke calon Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Halmahera Selatan yang lain. Penegasan ini disampaikan langsung oleh ketua-ketua partai dalam konfrensi persnya di Kantor DPD Golkar Halsel pada minggu (16/08).

Dalam konfrensi pers tersebut dari delapan parpol pengusung pasangan Usman – Bassam hanya ketua da pengurus partai Berkarya yang berhalangan hadir karena sementara mengikuti rapat kerja Nasional (Rakernas) di luar daerah. Mewakili Partai Demokrat, Muhammad Qudri, mengatakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) masih tetap berpegan pada surat keputusan (SK) SK DPP 16/DPP/SK/IV/2020 dimana dalam surat tersebut telah menetapkan Usman-Bassam sebagai Calon Bupati dan wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel) tahun 2020. “Partai Demokrat adalah partai besar di Negara ini maka tidak benar kalau ada informasi  perubahan dukungan ke Calon lain. Sebab, sampai saat ini tidak ada instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) bahwa ada perubahan dukungan ke calon lain maka kami di DPC Halsel masih tetap komitmen dan konsisten berpegang pada surat keputusan tersebut,” tegas Qudri

Ketua DPD PSI Halsel, Adnan Wahid mengatakan DPD PSI Halsel telah menyatakan sikap mengusung Usman-Bassam dan proses muali ditingkat bawah  sejak bulan Nofember 2019 dan rekomendasi keluar pada tanggal 3 Februari 2020 bersamaan dengan B1KWK. “Ketegasan SK ini sudah disampaikan secara terstruktur maka tidak pernah akan merubah karena konsep PSI adalah mengganti Bupati Halsel yang baru. Kami di DPC tetap intens berkordinasi dengan DPP dan sampai sekarang tidak ada perubahan meski ada calon lain yang sengaja mau menggangu di DPP PSI,”tegas Adnan

Semetara itu, Ketua PAN Halsel, Mansur Abd Fatah mengatakan sikap PAN jelas dan tanggal 30 sudah keluarkan SK B1KWK dan diserahkan di kediaman Calon Bupati Halsel, Usman Sidik di Cibubur. Terkait wacana yang mengatasnamakan kader PAN dan menggangu SK PAN tetapi Ketua DPP PAN, Zulkifli Hasan dngan tegas sudah memutuskan tidak ada perubahan. “Maka kami diinstruksikan oleh DPP dan DPW untuk tetap komitmen memenangkan Usman-Bassam. Kaders yang tidak taat akan diberikan sanksi tegas,” cetus Mansur

Sekretaris DPD Golkar, Rustam Ode Nuru juga dengan tegas mengatakan, surat keputusan Golkar No 184 itu final dan mengikat dan tidak ada perubahan karena sudah selesai dan Golkar sudah siap bersama partai koalisi lain untuk bekerja. “Seluruh simpatisan Golkar, pengurus dan pincam diperintahkan menangkan Usman-Bassam di Pilkada Halsel. Bagi kader yang tidak taat, partai punya cara main dalam menindak maka pengurus DPD Golkar Halsel tidak ikuti keputusan akan di proses ke DPP supaya di singkirkan,” tegas Rustam

Ketua Bapilu DPD PDIP Halsel, La Jamra Hi Zakaria. 20 Juli 2020 melakukan pleno dan menetapkan Usman-Bassam dan keduanya akan  akan diundang mengikuti sekolah politik. “Tidak ada issu soal ada gonjang ganjing di DPP PDIP karena keputusan sudah final,” ujarnya

Ketua DPD PKS Halsel, Husni Salim mengatakan, soal Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung oleh PKS itu proses penjaringan di mulai dari DPD Halsel, DPW Malut dan Ketua Wilda Indonesia Timur dan diproses ke DPP maka keluarlah SK DPP ke Usman-Bassam dan diserahkan oleh Sekjen ke Ketua dan Sekretaris DPC, kemudian DPC menyerahkan ke Usman-Bassam melalui Rakorda dan dihadiri oleh DPW saat itu di kantor DPD PKS Halsel.  “PKS dengan proses yang begitu panjang maka tidak akan mengalihkan dukungan dan calon PKS hanya Usman-Bassam tidak ada yang lain. Ketua Wilda Intim, DR Muhammad Kasuba secara tegas menyampaikan bahwa ada issu calon lain mau pengaruhi DPP untuk merubah dukungan itu tidak benar dan beliau secara tegas mengatakan kalau mau rubah SK PKS tidak perlu ke Jakarta karena Ketua Wilda Indonesia Timur DPP PKS itu ada di Halsel,”tegas Husni

Ketua DPC PKB, Muslim Hi Rakib mengatakan, PKB sudah jelas dan tidak akan berubah dan sampai saat ini tidak ada informasi soal perubahan SK. “Intinya keputusa PKB final, mengikat dan tertutup untuk calon lain karena Usman Sidik adalah kader PKB dan pengurus DPP sudah dua periode,” pungkasnya mengakhiri. (red).

Leave A Reply

Your email address will not be published.