Pembangunan 8 Tower BTS USO dan 26 Titik Wifi di Loloda Rampung

0

HALBAR, Rakyatkini.com- Upaya Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy, membuka akses jaringan telekomunikasi mulai terwujut.
Ini karena, sejak dilantik 2016 silam, Bupati Danny terus membangun koordinasi dengan Kementerian Kominfo RI di Jakarta, melalui Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) untuk membangun jaringan telekomunikasi di Halbar. BAKTI adalah sebuah lembaga yang diberi tugas dari Kemenkominfo untuk membangun infrastruktur telekomunikasi dan informasi di daerah-daerah kategori Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3T). Meskipun Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) tahun ini (2019) melalui SK Menteri Desa PDT, telah menetapkan Kabupaten Halmahera Barat terentaskan dari kategori daerah tertinggal, namun, secara geografis dan geopolitik, daerah yang dijuluki “Jiko Makulano” ini masih membutuhkan sarana komunikasi dan informasi yang memadai, sehingga program pembangunan tower mini BTS dari Kementerian Kominfo masih terus berlanjut.

“Peluang inilah yang dimanfaatkan pak Bupati, melalui program penyediaan sarana prasarana telekomunikasi berupa pembangunan tower mini BTS diseluruh desa yang ada di Halbar yang belum tersedia jaringan operator seluler dan Wifi,”ungkap Kepala Dinas Komunikasi, Kehumasan, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Chuzaemah Djauhar ketika dikonfirmasi, Kamis (14/11).

Ia menambahkan, hasil kerja keras yang dilakukan Bupati akhirnya membuahkan hasil di tahun ini, karena halbar kembali mendapat “jatah” delapan tower mini BTS plus internet 4G. Sedangkan Wifi public, kuota yang diberikan BAKTI kepada Halbar cukup banyak, yakni 26 titik. Fasilitas internet gratis tersebut didistribusikan di seluruh Kantor Kecamatan, Puskesmas serta beberapa sekolah SD, SMP, SMA, SMK dan dua Mandrasah. Kini fasilitas Telekomunikasi dan Informasi telah rampung dikerjakan, sebagian bahkan sudah dimanfaatkan warga dalam berkomunikasi maupun mengakses internet, seperti di Desa Salu Kecamatan Loloda. Akses informasi dan komunikasi di Desa tersebut kini sudah terentaskan. Dengan operator XL, warga Salu sudah bisa menghubungi sanak keluarga di berbagai daerah. Hal yang sama juga dirasakan oleh institusi pendidikan SMKS Fomarimoi Halbar. Sekolah Kejuruan yang terletak di Desa Tacim Kecamatan Sahu tersebut bertahun-tahun tidak menikmati akses internet, namun, masalah tersebut sudah teratasi.

“Di tahun 2016, Halbar sudah mendapat alokasi Tower Mini BTS dari Kominfo sebanyak 5 unit dan Wifi public 11 titik, kemudian tahun 2017, 10 Tower Mini dan 2018 dua unit wifi publik,”katanya.

Mantan Sekwan Halbar ini mengaku, untuk tower telkomsel di Kedi dan Ibu sementara dikoordinasikan dengan pihak telkomsel Makassar untuk ugrade ke 4G.”Selain itu di tahun 2020 nanti diskominfo halbar juga akan mendorong kehadiran BTS USO di desa desa blink spot di kecamatan loloda dan tabaru,”pungkasnya. (man)

Leave A Reply

Your email address will not be published.