Polres Bakal Gendeng Pemerintah Tertibkan Aktifitas Tambang Liar di Loloda

0

HALBAR, Rakyatkini.com – Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Barat (Halbar) bakal melakukan penyelidikan kehadiran tambang liar di gunung Gogoroko Desa Bakun Pante Kecamatan Loloda.

Informasi yang dihimpun wartawan, tambang liar yang ada di gunung Gogoroko Desa Bakun Pante Kecamatan Loloda, merupakan bagian dari aset milik tim 11 yang dikoordinir oleh pdt. Arnol, karena Arnol sendiri memiliki tromol dan dan tong pengolahan emas di tambang liar tersebut.

Kapolres Halbar memberikan edukasi kepada masyarakat yang beraktifitas di lokasi tambang liar.

Kapolres Halbar, AKBP. Aditya Laksimada, SIK dikonfirmasi, Senin (25/11) menyatakan, aktifitas tambang liar tentunya melanggar hukum, olehnya itu kedepannya akan dilakukan penertiban dilokasi tambang liar. Namun untuk dilakukan penertiban, pihaknya akan menetukan pola penindakan dengan cara menggandeng pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halbar dalam hal ini dinas terkait.

”Bagi saya, masyarakat yang melakukan penambangan liar tidak mengetahui aturan, jadi perlu dilakukan sosialisasi, apalagi masyarakat yang melakukan aktifitas tambang liar, karena kebutuhan ekonomi,”ungkap Kapolres.

Penindakan yang nantinya dilakukan terhadap aktifitas tambang liar, kata Kapolres, tidak dilakukan secara represif atau brutal, tapi dengan Pola menggandeng pemerintah untuk mencarikan solusi yang terbaik.

”Penegakan hukum akan tetap dlaksanakan, tapi didahului dari sosialisasi dan peringatan-peringatan,”katanya.

Ditanya ada yang mendanai aktifitas penambangan liar, kapolres mengaku, memang ada yang mendanai dan ada juga bekerja sendiri dan berbagai pola yang dilakukan, bahkan ada juga perputaran ekonomi terselubung antara masyarakat yang melakukan aktifitas pertambangan liar dan pemilik tromol, sehingga harus dilakukan pemahaman yang mendalam.

”Jadi kita tetap lakukan penyelidikan,”tegasnya. (man)

Leave A Reply

Your email address will not be published.