Ridwan Tulus, (mantan President Textyle Art Council Amerika) Program Rancangan Khusus Mereka “Textyle Art Journey (meet the maker) Program yang Terbaik Semenjak 1992

0

Mencapai-rakyatkini.com-Alhamdulillah 2019 berjalan lancar dan sukses! Seperti biasa kami dipercaya beberapa sekolah internasional untuk program study tournya ( experiential learning program ) dan tahun ini disamping peserta yang bertambah juga banyak sekolah-sekolah baru yang tertarik untuk bergabung karena nilai dan program yang ditawarkan membawa dampak positif yang cukup signifkan bukan saja buat muridnya tapi juga sekolahnya. Begitu juga dengan program experiential learning yang kami design khusus buat perusahaan semakin diminati perusahaan – perusahaan multi nasional bahkan perusahaan sekaliber Volvo memberi kepercayaan kapada kami untuk mentraining karyawannya.

Sepertinya ide kami bersama www.sumatraandbeyond.co dan www.greentourisminstitute.org yang puluhan tahun lalu dikumandangkan mulai diterima dunia! Seperti Life Experience Tourism, Green Tourism, SOTOpreunership (social tourism) dan Tour Designer. Bahkan beberapa universitas ternama tertarik untuk bekerjasama.

Tanggal 27 Januari 2019 diminta oleh Prof. Wilson dan ibu Wiwik Marlis Rahman untuk menjadi pembicara dalam Seminar Peneliti dan Pemerhati Burung di Indonesia bersama ahli burung top international seperti Mark o Hara dari University of Viena.

10 Februari 2019 terkejut mendapat email dari Mary Connors (mantan President Textyle Art Council Amerika) bahwa program yang kami rancang khusus buat mereka “Textyle Art Journey (meet the maker) adalah program yang terbaik semenjak 1992 dan Mulyandri Ramadhan Bachtiar adalah guide terbaiknya! Salah satu tokoh yang kita angkat dalam program tsb adalah Nanda Wirawan yang karya songketnya sudah mendapat penghargaan Award of Excellent dari UNESCO! Dan bahkan akhirnya Nanda didaulat untuk menjadi pembicara dalam acara Konferensi Tekstil Internasional yang diadakan di Jogyakarta Oktober kemarin.

Dan kementrian pariwisata Indonesia dan dinas pariwisata Sumbar juga sudah mulai memberi ruang buat kami.

28 Maret 2019 diminta untuk jadi pembicara untuk para pelaku Incentive Travel dan juga sebelumnya diminta jadi pembicara Sport Tourism untuk para top operator Arung Jeram, Diving serta HASH community yang diadakan di Jakarta.

Bahkan lebih dari itu kami diminta mereka untuk mempromosikan Indonesia dibeberapa event Internasional seperti ;

2 – 5 Maret 2019 Indonesia Festival – Pairi Daiza Park – Domaine de Cambron at B-7940 Brugelette (Belgium) yang diwakili oleh Mulyandri Ramadhan Bachtiar selaku Sekjen Green Tourism Institute dan CEO Malala Tour Indonesia.

7 – 8 September 2019 saya diberangkatkan ke London untuk acara Indonesian Weekend

27 – 28 September 2019 saya didampingi Mulyandri RB untuk mewakili Indonesia dalam event Internasional ” Incentive Travel dan Corporate Travel World Asia – Pacific” yang diadakan di Bangkok.

Dan lebih senang lagi pihak akademisi dan universitas ternama Indonesia sudah juga memberi ruang kepada kami

20 November 2019 atas permintaan Prof.Dr. Tati Suryati Syamsudin saya diminta untuk menjadi “guest lecturer” dikelas masternya Sekolah Ilmu Teknologi Hayati (SITH) ITB Bandung. Dan insyaallah kami akan bekerjasama untuk menjadikan Indonesia sebagai Green Tourism Destination (SITH ITB, FMIPA BIOLOGI UNAND dan Green Tourism Institute dengan salah satu programnya Forest Healing, Oceanic Healing dll.

22 November 2019 atas referensi dari Dr. Christina L Rudatin salah seorang pakar dan pelopor MICE di Indonesia untuk menjadi guest lecturer di Politeknik Neger Jakarta (PNJ). PNJ adalah sekolah MICE pertama di Indonesia yang dulunya dibawah Universitas Indonesia (UI). Dan bahkan terkejutnya ketika Dr. Christina mengatakan akan berusaha memasukan Green Tourism kedalam kurikulum sekolah mereka. Dan Tour Designer sebagai salah satu mata kuliahnya.

Kami bersama Green Tourism Institute ingin mewujudkan Indonesia sbg Green Tourism Destination ( protect the culture, protect the nature, enpower and bring benefit for local people, support conservation ) tapi kami akui ini bukanlah usaha yang mudah dan butuh perjuangan yang kuat dan kami akui kami sangat mempunyai keterbatasan. Kami sangat membutuhkan doa, support dan bimbingan dari semua yang merasa terpanggil untuk melakukannya bersama. Ayo mari bersama kita wujudkan Indonesia sebagai Green Tourism Destination yang insyaallah akan menjadi percontohan dunia. And being a Green Friend of Indonesia! Insyaallah 2020 Lebih baik. Hasbunallah wanikmal wakiil. Aamin.(RT)

Leave A Reply

Your email address will not be published.