Soni : Tidak Benar, Pembangunan Waterfront City Belum Ada Perencanaan

0

HALBAR, Rakyatkini.com – Badan Perencanaan Penelitian dan pengembangan Daerah (BP3D) membantah jika pembangunan waterfront city belum ada perencanaan.

Menurut kepala BP3D Soni Balatjai, perencanaan waterfront city sudah dibuat oleh pemerintahan sebelumnya, sehingga dirinya tidak mengetahui, apakah perencanaan yang sudah dilakukan itu sudah ditenderkan atau belum.

”Perencanaan waterfront city sudah ada, namun ditenderkan atau belum, itu harus dilihat dokumennya di instansi terkait,”ungkapnya, kepada wartawan, Sabtu (18/1)

Mantan Kadis Pendidikan ini menambahkan, untuk perencanaan ruang terbuka publik di kawasan segitiga jailolo, masuk juga dalam konsep waterfront city, tetapi dokumen tender untuk perencanaannya terpisah, karen kawasam segitiga itu, dokumen perencanaannya ada di PUPR.

”Jadi kalau anggota Komisi III Ibnu Saud Kadim tidak tau anggaran tersebut, itu merupakan kewenagan beliau. Sementara rumah di kawasan segi tiga yang belum digusur itu, bukan masuk dalam cerita sejarah Banau, tetapi belum di gusur karen, belum ada kesepakan antara pemda dan pemilik rumah, dan sampai saat ini kabag pemerintahan terus melakukan pendekataan secara kekeluargaan,”jelasnya.

Soni mengaku, untuk pembangunan kawasan segi tiga atau ruang terbuka publik, akan dikerjakan tahun ini dan total anggaran pembangunan kawasan ruang terbuka public sebesar Rp. 12 miliar, sesuai gambar rencana, sehingga dalam dokumen induk APBD 2020, baru danggarkan Rp. 4 miliar dan rencananya di perubahan di anggaran Rp. 4 meliar dan sisa Rp. 4 miliar akan dianggaran pada APBD induk tahun 2021.

”Saya selaku kepala BP3D dan anak jailolo memohon kepada masyarakat jailolo dan halbar secara umum serta stakeholder untuk dapat mendukung sepenuhnya pembangunan penataan kota Jailolo, sehingga orang berkunjung ke jailolo, bisa melihat wajah kota jailolo yang lebih baik,”pungkasnya. (man)

Leave A Reply

Your email address will not be published.