20 Cleaning Servis Kantor Bupati Halbar Diberhentikan

HEADLINE590 Dilihat

HALBAR, Rakyatkini.com – Sebanyak 20 lebih tenaga cleaning serbis di kantor Bupati Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) di pecat. Hal tersebut disampaikan langsung Ismail T. Salasa (64 tahun) kepada wartawan, Senin (19/4/2021).

Ia mengaku, sejak 2003 pihaknya telah bekerja menjadi cleaning servis tetapi saat ini pihaknya telah di pecat tanpa alasan.

“Saya Kerja jadi cleaning servis sejak taggal 3 Maret tahun 2003, sudah 18 tahun dan itu kantor bupati belum ada pegawainya, pegawai masih di kantor lama itu saya sudah kerja disini,”ujar kakek Ismail sampai matanya terlihat berkaca kaca.

Kakek berasal dari Desa Sokonora, Dusun Kusumadehe, itu pun bercerita saat dirinya menerima honor pada pekan kemarin dari Ibu Maya salah satu orang kepercayaan bossnya, kata kakek, Maya mengatakan bahwa dari sini kalian istrahat dulu jadi cleaning servis.

“Ngoni (kalian red) istrahat dulu karena dorang (mereka red) punya tim mau masok, ini alasan yang tidak jelas menurut saya, karena kalau tim, orang setua saya tidak tau soal itu,”Ungkap Ismail mengulangi kata Maya, saat dirinya menggambil honor pekan kemarin.

Ismail juga mengaku selain dirinya ada kurang lebih 20 teman lainnya juga telah di berhentikan dari pekerja sebagai cleaning servis di Kantor Bupati.
“Bulan puasa begini baru dorang (mereka) pecat torang (Kami) itu,”sesalnya.

Sementara Kepala Bagian Umum Setda Halbar Safri Dengo saat di konfirmasi wartawan mengatakan, untuk tenaga kerja cleaning servis itu haknya pihak ketiga.
“Kami di bagian Umum tidak punya kewenangan memberhentikan pekerja cleaning servis karena itu sudah menjadi hak pihak ketiga, karena jasa pekerja cleaning servis itu sistemnya tender oleh pihak ketiga, dan pemenangnya di tahun ini yaitu, CV Villabaya,”Ungkapnya

Sementara itu terpisah Azhar Ali Djen pemilik CV Villabaya selaku pihak ketiga yang dikonfirmasi melalui via telfon mengatakan, bahwa benar dirinya telah memberhentikan pekerja cleaning servis di kantor bupati karena menurut dirinya sudah tidak dibutuhkan lagi.

“Prinsipnya mereka tidak di SK kan jadi kapan saja bisa di berhentikan, saya berikan pekerja kepada orang yang kemarin sama-sama saya dulu, ini tidak ada tendensi apa-apa, prinsipnya saya mengistirahatkan orang dan memasukan orang kerja sesuai kebutuhan, karena mereka ini sudah cukup lama jadi bole sudah, bagi bagi rejeki ke yang lain lagi,”pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *