Anggaran Operasional Bupati Halmahera Selatan Rp 8 Miliar ‘Ludes’, Bupati Usman Perintahkan Inspektorat Audit

HEADLINE518 Dilihat

BACAN,Rakyatkini.com Biaya anggaran operasional Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan yang diploting selama satu tahun anggaran ditahun 2021 ‘ludes’ terpakai dalam tenggang waktu hanya 5 bulan, hal ini diungkapkan langsung oleh Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik yang baru dilantik pada 24 Mei 2021 lalu.

Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik, saat diwawancarai sejumlah awak media selasa (01/6) menuturkan bahwa untuk biaya operasional berupa uang makan dan perjalanan Bupati dan wakil Bupati Halmahera Selatan sudah dihabiskan¬† digunakan padahal anggaran tersebut dirancang untuk satu tahun, dirinya mengakui saat ini menggunakan biaya sendiri pasca dilantik, karena sejak dilantik 24 Mei di Sofifi langsung mulai berkantor dan memeriksa keuangan daerah ternyata uang makan dan perjalanan Bupati sudah dihabiskan sebesar Rp 8 miliar “Operasional makan minum dan perjalanan dinas Bupati bersama Wakil Bupati senilai Rp 8 Miliar diperiksa tersisa 250 ribu rupiah,” ini luar biasa beber Bupati Usman.

Mantan kontributor wartawan RCTI Maluku Utara ini lantas mengatakan, untuk sementara ini keuangan daerah saya perintahkan dikunci menunggu hasil audit inspektorat seluruh SKPD Pemda Halsel, untuk memastikan pengunaan anggaran dan progres keuangan daerah “untuk memastikan penggunaan dan progress anggaran yang digunakan oleh SKPD maka audit investigasi dari Inspektorat jadi untuk sementara sistem keuangan dikunci dulu,” papar Usman.

Lanjut Usman Sidik bahwa untuk seragam dinas yang dikenakan Bupati dan Wakil bupati yang digunakan saat ini berasal dari dana pribadi, padahal harusnya pasca KPU Halsel tetapkan kami (Usman-Bassam, red) terpilih menangkan pilkada harusnya semua harus disiapkan, nyatanya anggarannya cair tapi tak ada penyediaan seragam

“ternyata sejauh ini biaya pemeliharaan kantor Bupati diploting tiap Tahun Rp 500 Juta saja lihat kondisi kantor Bupati Halsel seperti tidak ada yang perhatikan menata kantor Bupati banyak fasilitas bahkan ruangan yang rusak tak terurus,” Tandanya.

Sementara itu, sekretaris daerah Kabupaten Halmahera Selatan Helmi Surya Botutihe ketika dikonfirmasi terkait dengan anggaran operasional Bupati dan wakil Bupati tersebut mengatakan, bahwa anggaran Rp 8 miliar yang di ploting untuk satu tahun anggaran “nanti laporan disampaikan ke Bupati terkait dengan penggunaan anggaran operasional,” pungkasnya singkat. (Tox).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *