Awal 2023, Rumah Sakit Pratama di Pulau Makian Mulai Dibangun

HEADLINE1053 Dilihat
BACAN, Rakyatkini.com – Harapan masyarakat Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bakal segera terwujud, terutama dengan hadirnya Rumah Sakit Pratama (RSP) yang akan segera dibangun di Pulau Kenari tersebut.
Poses pembangunan sendiri akan dimulai pada awal tahun 2023, dengan sumber anggaran dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes).  Rumah sakit tipe D tersebut dibangun dengan anggaran sebesar Rp 45 miliar, terdiri dari bangunan fisik. Bahkan ditargetkan sudah bisa beroperasi pada 2024 nanti.
Pembangunan RS Pratama ini agar lebih memudahkan masyarakat, khususnya di Pulau Makian untuk memperoleh layanan kesehatan di rumah sakit. Mengingat, jarak tempuh dari Pulau Makian ke ibu kota Halmahera Selatan di Labuha  juga cukup jauh, atau sehari penuh dengan mengunakan angkutan laut. Masyarakat yang hendak berobat, lebih cenderung berobat ke Kota Ternate. Tak jarang jika masyarakat Pulau Makian, daratan Gane, dan Kayoa, lebih memilih berobat keluar daerah, atau Kota Ternate.
Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik mengatakan, pembangun RS Pratama tidak hanya berdampak, pada warga Pulau Makian saja. Tetapi juga pada warga pulau sekitar, seperti Pulau Kayoa, Pulau Mare, dan Pulau Moti, yang notabene masuk dalam wilayah administrasi Kota Ternate.
“Saya minta semua pihak membantu untuk kelancaran program ini agar kedepan, kebutuhan dasar masyarakat kepulauan, yang selama ini merasa kurang diperhatikan bisa lebih diprioritaskan, karena kemajuan suatu daerah bukan dilihat dari estetika kota semata, melainkan infrastruktur utama, seperti sarana kesehatan dan pendidikan,” pinta Usman, senin (26/12).
Menurut Usman, dibangunnya rumah sakit tersebut berkat kolaborasi banyak pihak, terutama Pemda Halmahera Selatan dan pemerintah pusat. Sampai akhirnya Halmahera Selatan menjadi salah satu daerah di Maluku Utara terpilih untuk pembangunan RSP “Untuk bisa dapat pembangunan rumah sakit ini butuh upaya yang luar biasa. Butuh banyak dukungan hingga akhirnya pembangunan rumah sakit ini bisa dibawa ke Halmahera Selatan. Banyak daerah yang berharap, Alhamdulillah Halmahera Selatan yang dapat,” terang Usman.
Mantan wartawan kontributor RCTI Maluku Utara ini berharap keberadaan rumah sakit ini benar-benar dirasakan masyarakat manfaatnya. Karena selama ini, Pulau Makian sendiri dinilainya masih minim, perhatian akan fasilitas dan kesehatan masyarakat. Dia bilang, Pulau Makian dengan puskesmas seadanya selama ini, menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kita harapkan nanti rumah sakit ini memiliki spesifikasi di bidang penanganan kesehatan. Bahkan kalaupun bisa menjadi rumah sakit rujukan regional, dan dirasakan betul manfaatnya bagi masyarakat banyak,” pungkasnya. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *