Ditarik Pemkab Halsel, Nasib Rustam Salmon Sebagai Sekretaris KPU Terancam Diganti

HEADLINE396 Dilihat

BACAN, Rakyatkini.com Nasib Rustam Salmon sebagai Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Halmahera Selatan diujung tanduk alias terancam diganti, ini setelah Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan telah melayangkan surat penarikan terhadap Rustam Salmon ke sekretariat KPU RI untuk kembali mengabdi di Pemkab Halmahera Selatan.

Rustam Salmon sendiri adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Halmahera Selatan yang diperbantukan di KPU Halmahera Selatan sebagai sekretaris KPU, namun Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan telah melayangkan surat penarikan Rustam Salmon untuk kembali mengabdi di Pemkab Halmahera Selatan “surat penarikan Rustam Salmon dari KPU untuk kembali ke Pemkab Halmahera Selatan sudah dikirim ke Sekretariat KPU RI karena ada edaran untuk pegawai daerah yang diperbantukan di intansi vertikal ditarik dan itu ada surat dari KPU ke Pemkab Halmahera Selatan,” tutur Plt Kapala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Halmahera Selatan Fadjri Subhi Kambey ketika dikonfirmasi wartawan minggu (23/5).

Sementara itu, ketua KPU Kabupaten Halmahera Selatan Muhammad Agus Umar ketika dikonfirmasi melalui handphone juga membenarkan surat Pemkab Halmahera Selatan yang dikirim ke Sekjen KPU RI tentang penarikan Rustam Salmon ke Pemkab Halsel dan tembusannya telah dikirim ke KPU Halmahera Selatan dan KPU Provinsi Maluku Utara “SK Jabatan sekretaris KPU Halmahera Selatan itu dari Sekjen KPU RI dan ditambah dengan surat dari Mendagri tentang penarikan ASN dari Pemkab yang diperbantukan di KPU Kabupaten dan Provinsi itu harus ada dikoordinasikan dengan Sekjen jadi terkait dengan nasib sekretaris KPU Halmahera Selatan menunggu keputusan dari Sekjen KPU RI,” tuturnya.

Disisi lain, Mahammad Agus Umar juga menjelaskan, saat ini Inspektorat KPU RI juga melakukan audit terhadap penggunaan anggaran Pilkada Kabupaten Halmahera Selatan tahun 2020 yang digunakan oleh KPU Kabupaten Halmahera Selatan “iya, pemeriksaan dari Inspektorat KPU RI, yang diperiksa adalah penggunaan dana Pilkada tahun 2020 lalu, sesuai surat tugas, pemeriksaan dilakukan sejak jumat (21/5) hingga senin (24/5),” Pungkas Agus. (Tox).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *