Hanya 8 Pejabat Publik Di Vaksin, Tiga Pejabat Tak Hadir Karena Sakit

HEADLINE492 Dilihat

SOFIFI,Rakyatkini.com- Dari 11 Pejabat Publik yang di canangkan untuk di Vaksin Covid-19 perdana, hanya delapan Pejabat saja yang hadir dalam vaksin pada Kamis (14/01) untuk di Vaksinasi. Penyuntikan Vaksin ini berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Maluku Utara (Malut) di Sofifi yang di Pantau langsung oleh Gubernur KH. Abdul Gani Kasuba.

Amatan Wartawan Media ini di RSUD Sofifi, pejabat Publik yang di lakukan Penyuntikan Vaksin pertama kali dilakukan yakni, Rektor Unhair Ternate Prof. Husain Akting, Wakapolda Malut, Wakil Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Malut Budi Hartawan Panjaitan, dan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Malut Dr. Alwia Assagaf. Sementara empat pejabat Publik tidak hadir di kesempatan itu keterangan Sakit yakni, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Malut, Direktur RSUD Sofifi, dan Kepla KKP Kelas III Ternate.

Gubernur KH. Abdul Gani Kasuba di kesempatan itu mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini sebagai upaya untuk memberikan pemahaman, edukasi serta mengsosialisasikan tentang pentingnya hidup sehat dan aman serta halnya vaksin covid-19 kepada masyarkat Maluku Utara.

“ Presiden RI Joko widodo beserta jajaran kabinet dan pejabat kapolri serta panglima TNI telah melaksanakan pencenangan valsinasi covid-19 di pusat yang di tandai dengan pelaksanaan penyuntikan perdana vaksin covid-19 kepada mereka semua secara terbuka dan diluput oleh seluruh media cetak elektronik, serta disaksikan oleh jutaan mata rakyat indonesia”.Katanya.

Terkait dengan persoalan ini, Dikatakan Gubernur, bahwa vaksin covid-19 terbukti aman dan tidak menimbulkan efek samping. Aman karena telah melalui uji laboratorium BPOM RI, dan halal karena telah melalui sertifikasi label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),” Tuturnya

Perlu di ketahui jumlahPejabat Publik dan Tenaga Kesehatan yang di Vaksin di RSUD Sofifi sebanyak 12 orang yakni, Wakapolda Malut Brigjen Pol. Drs. Eko Para Setyo Siswanto, M.Si, Rektor Unkhair Ternate Prof. Husain Alting, Ketua IDI Malut Dr. Alwia Assagaf, Ketua Badan Pom Malut  Tri Wandiro, Kepala KKP Kelas III Ternate (Ditunda), Ketua PPNI (Persatuan Perawat Nasional indonesia, Malut H. Muhlis, Dr. Rosita Alkatiri, Kabid P2P Dinkes Malut, Wakajati Malut Budi Hartawan
Panjaitan, Rusdi Tenaga Kesehatan RSU Sofifi, Dihir Bajo Kepala Biro Kesra Malut, Thuraiqiyyah Syamsuddin Reporter RRI
Ternate, Rusihan Ismail Pegawai Dinkes, dan Dr. Fatir Natsir Taib (Rumah Sakit Jiwa). Sementara Dokter yang melakukan penyuntikan Vaksin tersebut yakni Dr. Dinar Indraswari. (man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *