Aksi Penolakan Kepsek SMA di Halsel, Kadis Safiun : Diharapkan Dikbud Provinsi Selektif Tempatkan Kepsek

HEADLINE671 Dilihat
BACAN, RAKYATKINI.COM – Kebijakan penempatan kepala sekolah tingkat SMA di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan kerap kali mendapat penolakan baik orang tua siswa maupun para siswa, terakhir pergantian SMA Negeri 33 kecamatan Gane Barat yang berlokasi di desa Pasipalele diboikot oleh orang tua siswa, aksi penolakan ini mendapat tanggapan dari kepala dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan Safiun Radjulan.
Safiun Radjulan kepada wartawan rabu (20/9) diruang kerjanya mengatakan, Kebijakan pergantian kepsek tingkat SMA memang menjadi kewenangan Pemprov yakni dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) namun sekolah ini berada di wilayah Halmahera Selatan sehingga tetap menjadi perhatian dari Pemkab Halsel “diharapkan kepada Kepala Dikbud Provinsi Malut agar jeli menempatkan kepsek SMA diwilayah Halsel sehingga tidak menggangu kantibmas dan anak anak Halmahera Selatan tidak dirugikan,” paparnya.
Safiun Radjulan yang juga Plt Sekda Kabupaten Halmahera Selatan ini menjelaskan, setiap penempatan pejabat termasuk Kepsek seharusnya dievaluasi sehingga penempatan sesuai dengan kondisi dimasyarakat karena didalam Permendikbud 41 tahun 2021 sudah jelas, kalau masyarakat menolak itu berarti kompetensi yang bersangkutan diragukan “empatkan kepsek itu harus dibuat analisis, kepsek itu nyaman dimasyarakat atau tidak sebaliknya karena ada hubungan sebab akibat, penempatan itu tidak menggangu ketertiban masyarakat dan Merugikan anak anak di kabupaten Halmahera Selatan,” sebut Safiun.
Safiun lantas berencana dalam waktu dekat ini melayangkan surat undangan ke kepala Cabang Dinas Dikbud Provinsi Malut di Halmahera Selatan untuk membicarakan masalah tersebut “segara diatasi karena dampak negatifnya besar termasuk kepada anak anak Halmahera Selatan,” pungkasnya. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *