Komisi I DPRD Halmahera Selatan Panggil Kadis, PPK dan Kepsek Terkait Proyek RKB SDN 173 di Kasdam

HEADLINE599 Dilihat
BACAN, RAKYATKINI.COM – Komisi I DPRD Kabupaten Halmahera Selatan nampaknya geram dengan sikap mantan Kepala sekolah SD Negeri 173 Halsel dan pihak dinas Pendidikan terkait dengan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SDN 173 di desa Kasiruta Dalam yang nilainya Rp 1,2 miliar lebih dan sudah dilakukan pencarian 25 persen namun tidak ada progres pekerjaan.
Ketua komisi I DPRD Kabupaten Halmahera Selatan Sangat Hi Taha kepada wartawan mengatakan, terkait dengan masalah SD Negeri 173 ini komisi I DPRD sudah pasti akan melakukan pemanggilan terhadap dinas pendidikan dan Kepsek “direncanakan rabu (30/8) dilakukan rapat dengar pendapat dengan dinas pendidikan dan Kepsek, surat hari ini (red, senin 28/8) dilayangkan,” katanya.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Mudafar Hamid ketika dikonfirmasi mengatakan, terkait dengan pembangunan RKB di SDN 173 ini awalnya dapat informasi dirinya langsung diperintahkan oleh pimpinan untuk turun ke lokasi proyek dari Jumat pekan lalu, termasuk dibeberapa lokasi yakni Batanglomang, Mandioli, Kasiruta  dan seluruh kayoa dengan jadwal titik terakhir di Kasiruta Dalam “namun cuaca buruk hingga tidak belum sempat ke Kasdam untuk mengecek langsung informasi soal RKB di SDN 173 tersebut,” katanya.
Mudafar juga mengatakan, pihaknya kembalikan merencanakan dalam waktu dekat ke lokasi lagi cuma masih melihat kondisi cuaca karna cuaca lagi tidak bersahabat, nanti setelah dilakukan pengecekan ke lokasi baru dilaporkan ke pimpinan untuk langkah selanjutnya “saya selaku PPK dan kepsek juga sudah dipanggil oleh pimpinan dan segera melaksanakan pekerjaan karena kontrak masih tetap berjalan, sampai sekarang masih berkotrak jadi mantan kepsek masih punya tanggung jawab untk melaksanakan,” katanya.
Menurut Mudafar, pergantian kepsek tidak secara otomatis menggugurkan kontrak karena ada mekanisme pemutusan atau pergantian kontrak, makanya kami akan tetap mempertimbangkan banyak hal agar jangan sampai pekerjaan ini tidak jalan “masalah pencairan tahap pertama 25% sudah jalan jadi kami akan tetap meminta pertanggung jawaban dari pihak yang berkontrak dengan dinas,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, nilai proyek pembangunan RKB SD Negeri 173 Halsel yang terletak di desa Kasdam ini sebesar Rp 1,2 miliar lebih, sudah masuk dua bulan ini, Kepsek mencairkan 25 persen atas nilai proyek tersebut namun dilapangkan tidak ada progres pekerjaan atau masih nol, namun belakangan Kepsek yang bersangkutan telah diganti. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *