Merasa Janggal, Bupati Halmahera Selatan Minta Polisi Usut Tuntas Insiden Terbakarnya Kantor Bupati

HEADLINE462 Dilihat

 BACAN, Rakyatkini.com Insiden terbakarnya kantor Bupati Halmahera Selatan pada rabu (20/4) malam nampaknya menjadi perhatian serius dari Bupati Usman Sidik, buktinya Bupati Usman Sidik meminta ke pihak Kepolisian agar mengusut tuntas insiden tersebut karena ada yang ganjal dengan terbakarnya kantor induk pemerintahan Kabupaten Halmahera Selatan ini.

Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik ketika ditemui dikantor Bupati pada Kamis (21/4) disela sela kunjungannya ke kantor Bupati untuk memantau paska terbakar mengatakan, untuk kesimpulan belum karena saat ini masih dilakukan selidiki oleh pihak Kepolisian namun ada yang ganjal dalam terbakarnya lantai dua kantor Bupati Halmahera Selatan ini “Ada yang ganjal, masa terbakar awalnya dugaan kuat di atas plafon, baru listrik tidak padam, kalaupun kosleting maka lampu pasti mati jadi diminta ke polisi agar diusut tuntas insiden terbakarnya kantor Bupati Halsel ini,” paparnya.

Dalam kesempatan ini, mantan kontributor RCTI Maluku Utara ini juga mengatakan, dalam insiden terbakarnya lantai dua kantor Bupati ini tidak ada satupun dokumen penting yang terbakar karena berhasil diselamatkan oleh petugas ketika api baru mulai membakar bangunan “Tidak ada satupun dokumen penting menyangkut keuangan yang rusak, semua diselamatkan oleh petugas,” tutur Usman.

Usman Sidik yang juga Wabendum DPP PKB ini menjelaskan, bangunan induk kantor Bupati yang terbakar ini kurang lebih 30 persen yang mengalami kerusakan hangus terbakar namun besaran kerugian yang diakibatkan belum tahu pasti karena belum dihitung namun yang jelas dalam waktu dekat harus diperbaiki “belum diputuskan soal waktu perbaikannya namun dalam waktu dekat akan dirapatkan dan dihitung besaran anggarannya untuk direnovasi kembali karena kantor ini juga menjadi sangat penting untuk direnovasi dan itu dilakukan dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, insiden terbakarnya lantai dua kantor Bupati Halmahera Selatan ini terjadi pada rabu (20/4) malam dan menghanguskan atap dan plafon ruangan sekretaris daerah, Bupati, wakil Bupati, para asisten dan ruang rapat. Lebih dari satu jam sijago merah melahap kantor induk pemerintahan Halmahera Selatan baru berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran. (Tox).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *