Sebelum Bulan Ramdhan, Masyarakat Kayoa dan Kayoa Selatan Nikmati Pelayanan Air Bersih 12 Jam Per-Hari

HEADLINE539 Dilihat
BACAN, Rakyatkini.com – Upaya Bupati Halmahera Selatan H Usman Sidik untuk memperbaiki pelayanan dan menghadirkan air bersih di kecamatan Kayoa dan Selatan lebih baik nampaknya terwujud pada awal tahun 2023 bahkan dipastikan pelayanan air bersih di dua kecamatan ini menjadi 12 jam perhari sebelum bulan ramadhan.
Kepastian perbaikan pelayanan dan hadirnya air bersih di kecamatan Kayoa Selatan khususnya di desa Orimakurunga ini disampaikan langsung oleh direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Halmahera Selatan Soleman Bobote ketika diwawancarai pada kamis (19/1) diruang kerjanya mengatakan, ditahun 2022 lalu Pemkab Halsel dibawa pimpinan H Usman Sidik menganggarkan dana sebesar Rp 1,8 miliar untuk pembangunan air bersih baik untuk perbaikan jaringan dan sebagainya “saat ini tinggal dilakukan pembenahan jaringan pipa yang ada di desa Laluin karena untuk pamasangan di desa Orimakurunga telah selesai, jadi ditargetkan akhir bulan ini atau awal bulan februari 2023 ini air bersih di dua kecamatan ini berjalan 12 per hari,” tuturnya.
Soleman Bobote juga menjelaskan, sebelumnya aliran air bersih di kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan ini mengalir berdasarkan giliran, bahkan ada yang dua sampai tiga hari baru giliran air mengalir, hal ini karena banyak kendala diantaranya adalah pompa air dan listrik di Kayoa belum memadai “saat ini telah dilakukan penambahan pompa air dari sebelumnya hanya satu pompa menjadi lima pompa namun dioperasikan tiga pompa saja, dan untuk genset yang sebelumnya hanya satu genset dengan kapasitas 50 KVA dilakukan penambahan satu genset dengan kapasitas 100 KVA, penambahan pompa dan genset ini untuk menstabilkan kebutuhan air yang dibutuhkan oleh masyarakat di kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan, insha Allah PDAM Kayoa ini sudah bisa melayani 12 jam per hari,” paparnya.
Menurut Soleman Bobote, setelah dirinya dipercayakan menjadi direktur PDAM, Bupati Hi Usman Sidik langsung memberikan tugas terbesar selain mensterilkan pelayanan air bersih di Bacan, air bersih di kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan juga menjadi fokus utama karena sudah puluhan tahun masyarakat kesulitan air bersih “awal tahun ini atau sebelum bulan ramadhan tahun ini, sudah bisa dipastikan masyarakat Kayoa dan Kayoa Selatan sudah dapat menikmati air bersih mengalir 12 jam per hari, bukan lagi menggunakan giliran hingga dua sampai tiga hari,” ucapnya.
Soleman lantas mengkui bahwa saat ini kendala terbesar untuk pelayanan air bersih adalah masalah listrik karena PLN belum masuk ke induk air yang ada di areal Logas, jarak antara induk air PDAM dengan jaringan listrik itu masih lebih dari 2 kilo, untuk itu Pemkab Halsel terus mengupayakan agar jaringan listrik dapat terhubung hingga ke induk PDAM “upaya untuk perbaikan pelayanan air bersih di kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan ini tetap dilakukan, karena bupati Usman tetap fokus untuk pelayanan dasar terus dimaksimalkan,” pungkasnya. (Tox).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *