Warga Desa Panambuang Demo, 4 Anggota DPRD Halsel Dijemput ‘Paksa’ Polisi

HEADLINE872 Dilihat
BACAN, Rakyatkini.com – Pihak Keamanan khususnya Polres Halmahera Selatan nampaknya mulai gerah dengan sikap anggota DPRD Halmahera Selatan yang lambat merespon aspirasi warga soal pemilihan Kepala Desa (Pilkades), buktinya pada demo warga desa Panambuang kecamatan Bacan Selatan pada selasa (7/2) dikantor DPRD Wakapolres Halsel terpaksa turun jemput empat anggota DPRD dirumah datang ke kantor menemui masa aksi.
Keempat anggota DPRD yang dijemput oleh Wakapolres dan anggotanya tersebut yakni ketua komisi I DPRD Halsel Sagaf Hi Taha, Nawir Kasuba, Safri Talib dan Masdar Karim. Keempat anggota DPRD ini dijemput karena masa aksi yang datang demo dikantor DPRD kurang lebih dua jam yakni pada pukul 11.30 wit baru, setelah dijemput baru nampak Nawir Kasuba dan Sagaf Hi Taha dan kemudian muncul lagi Masdar Karim dan Safri Talib.
Sagaf Hi Taha ketika dikonfirmasi mengatakan, memang secara kebutulan kami juga mau ke kantor namun nampak ada anggota polisi yang datang ke rumah untuk meminta ke kantor “memang kami juga mau ke kantor tapi kebutulan dong ke rumah untuk cepat ke kantor,” paparnya.
Disisi lain, dalam aksi masa oleh masyarakat Panambuang tersebut terkait dengan masalah Pilkades yang dianggap terjadi kecurangan pada penghitungan suara ulang yang berlangsung di aula kantor Bupati pada beberapa waktu lalu, bahkan dalam aksi tersebut kordinator aksi Glen Nahumuri meminta masa aksi bermohon sujud dikaki para anggota DPRD yang menerima masa aksi yakni Sagaf Hi Taha, Nawir Kasuba dan Masdar Karim “ini adalah bentuk harapan agar DPRD dapat mengeluarkan rekomendasi peninjauan atas keputusan bupati terkait hasil penghitungan suara ulang di aula kantor Bupati,” harapnya.
Sementara itu, Sagaf Hi Taha dalam keterangannya mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti tuntutan atau aspirasi masyarakat Panambuang ini dengan memanggil panitia Pilkades Kabupaten “Kami akan tindak lanjuti karena itu tugas DPRD dan hari ini juga kami buat surat panggilan jadi besok (red, Rabu 8/2), yang dipanggil yakni Panitia kabupaten, DPMD dan panitia desa,” tuturnya.
Politisi partai Golkar Halmahera Selatan ini lantas mengatakan, dalam panggilan nanti semua pihak akan dipanggil untuk mengklarifikasi bersama nanti terkait dengan rekomendasi, komisi I akan menyampaikan hasil ke pimpinan DPRD Halmahera Selatan “nanti hasil disampaikan ke pimpinan DPRD nanti pimpinan DPRD yang mengeluarkan rekomendasi ke Bupati,” pungkasnya. (Tox).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *