Peringati Hari AIDS Se-Dunia, Dinkes Halsel Gandeng PKK dan KJH Kampanye Bahaya AIDS

HEADLINE202 Dilihat

HALSEL, RAKYATKINI.COM – Memperingati hari Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) Sedunia pada tanggal 1 Desember 2023, dinas Kesehatan Masyarakat Halamhera Selatan bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK dan Komunitas Jurnalis Halsel (KJH) menggelar kampanye edukasi bahaya Aids ke masyarakat Halsel.

Aksi kampanye edukasi bahaya Aids ini dipusatkan di Zero Point, lapangan dinas Perhubungan dan tugu Ikan desa Tomori tersebut nampak ketua Tim Penggerak PKK Halmahera Selatan Rifa’at Al Sa’adah Bassam kepala dinas Kesehatan Asia Hasjim, kepala bidang P2PL dinas Kesehatan Husen Alhadar dan para petugas Kesehatan, nampak dalam edukasi kampanye bahaya Aids ini dibagikannya selebaran yang berisikan tentang Aids dan bahanya, dibagikannya pita bagi pengendara roda dua dan empat oleh masyarakat Halmahera Selatan.

Ketua PKK Halmahera Selatan Rifa’at Al Sa’adah Bassam ketika dimintai tanggapan mengatakan, HIV AIDS adalah jenis penyakit berbahaya dan bisa menular pada suatu populasi masyarakat.

“Seseorang yang terinfeksi HIV sangat mudah menularkan virus tersebut kepada orang lain. Satu-satunya cara untuk menentukan apakah HIV ada di dalam tubuh seseorang adalah melalui tes HIV. Sayangi keluarga kita, mereka adalah sumber kebagian kita, mari jaga keluarga jauhi sek bebas,” ujarnya

Kepala Dinas Kesehatan Halsel Asia Hasjim ditemui di lokasi kegiatan Zero poin mengaku kegiatan tersebut sekaligus mensosialisasikan kepada Masyarakat, jika Halsel sedang berperang dengan AIDS pasalnya, dari tahun ke tahun penderita AIDS meningkatkan tajam, ” Data 2 tahun terkahir hingga di penghujung 2023 ini tetap masih mendominasi AIDS sehingga kami himbau masyarakat jaga diri jaga keluarga, dari pergaulan bebas dan Sejenisnya, terutama bergonta-ganti pasangan. “Infeksi HIV menyebabkan penurunan dan melemahnya sistem kekebalan tubuh. Hal ini menyebabkan tubuh rentan terhadap infeksi penyakit dan berujung kematian. Jika tidak dipedulikan, Kita akan bermohon ke Pemkab agar sama – sama perangi AIDS melalui pemeriksaan darah atau kesehatan yang digelar di lingkup Pemkab Halsel,” tegasnya .

Lokasi yang sama, ketua KJH Aisyah Damra Kamarullah mengaku banyak laporan semakin maraknya sek bebas di Halsel. Berdasarkan data, Halsel mengoleksi penderita AIDS tertinggi dari 9 kabupaten di Malut. Echa sapaan akrabnya ini menegaskan, akan selalu mensuport kegiatan serupa dalam rangka melawan HIV AIDS baik melalui tulisan hingga tindakan sosial lainnya. Pihaknya bahkan dengan tegas membuka diri untuk instansi manapun yang akan menggelar aksi serupa untuk mengikutsertakan KJH.

“Data kami tahun 2020 ada 180 lebih kasus dan meroket 2023 capai fantastis 300 lebih, baik yang terinfeksi maupun dalam proses pengobatan, kami akan selalu mensuport kegiatan serupa dalam rangka melawan HIV AIDS baik melalui tulisan hingga tindakan sosial lainnya,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *