Desa Akedabo Mandioli Utara Resmi Jadi Kampung Germas

HEADLINE640 Dilihat

LABUHA, Rakyatkini.com Desa Akedabo kecamatan Mandioli Utara resmi dijadikan sebagai desa Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), hal ini ditandai dengan deklarasikan sebagai desa Open Defecation Free (ODF) dengan tidak Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Sebelum dilakukan penandatanganan deklarasi desa ODF, pembacaan poin poin deklarasi yang dibacakan langsung oleh kepala desa Akedabo kecamatan Mandioli Utara Viktor Towara dan diikuti oleh seluruh masyarakat Akedabo yang berkesempatan hadir dilokasi kegiatan, setelah dilakukan pembacaan deklarasi dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi desa ODF oleh kepala desa Akedabo, camat Mandioli Utara, tokoh masyarakat, tokoh adat dan pemuda, Babinsa desa Akedabo dan kepala dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan.

Kepala desa Akedabo Viktor Towara dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim dari Kabupaten Halmahera Selatan, masyarakat dan semua pihak yang ikut mendorong dan mensukseskan desa Akedabo sebagai desa yang sehat “Sejak ditetapkan sebagai desa lokus stunting makan kami langsung melakukan pembenahan pola hidup sehat” tuturnya.

Kepala dinas Kesehatan kabupaten Halmahera Selatan Hj Hasna Muhammad mengatakan, penjemputan yang dilakukan oleh masyarakat luar biasa, semangat penjemputan ini harus tanamkan di kampung germas ini, sehingga kampung ini benar benar sehat “dinas Kesehatan tidak melakukan sendiri untuk pencegahan tapi harus semua pihak, baik di kabupaten hingga ditingkat desa,” tuturnya.

Hasna juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa setelah dideklarasikan pada hari ini sebagai kampung Germas, warga desa Akedabo semangat menerapkan pola hidup sehat tetap berjalan seterusnya, pemerintah juga tetap memberikan motivasi ke masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup sehat. Pada kesempatan ini, Hasna juga mengingatkan lima poin penting mengenai kesehatan lingkungan yang harus diperhatikan oleh suatu desa yakni pertama jamban, kedua mencuci tangan dengan sabun, ketiga menggunakan air bersih, keempat buang sampah pada tempatnya, kelima buang sampah cair pada tempatnya “Kita tentu berharap tidak hanya sampai pada deklarasi saja namun gaung untuk hidup sehat terus digalakkan dengan cara mengajak masyarakat untuk menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat,” tuturnya.

Amatan wartawan pada minggu (8/11) kedatangan tim penilai Internal mendapat sambutan luar biasa dari warga masyarakat Akedabo, selain melakukan penjemputan diatas laut dengan puluhan perahu katinting, tim penilai terdiri dari Sekretaris dinas PMD Idrus M Saleh, Suyatmi Aljogja dari Dinas Ketahanan Pangan, Lis Hayatudin dari Dinas Pendidikan, dari Dinas PMD Irma Kamarullah, DP3AKB diwakili oleh Nurhayati Hi Sehe serta Bapelitbangda diwakili oleh Abdul Gani Muhammad juga dijemput dengan kalung bunga, selain itu juga tim penilai ditandu oleh warga Akedabo dari pelabuhan hingga lokasi kegiatan sesuai dengan adat Tobelo ketika melakukan penjemputan para tamu bahkan disuguhkan dengan tarian cakalele. (Tox).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *