Kunjungi Halsel, LO A.B Pratiknyo Diharapkan Bantu Atasi Masalah Swab di Halsel

0

LABUHA, Rakyatkini.com Setelah ditetapkan sebagai salah satu daerah kuning yang siap dilaksanakan aktivitas masyarakat aman covid yang produktif, Kabupaten Halmahera Selatan dikunjungi oleh Liaison Officer (LO) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat Perwakilan Malut, Laksamana TNI (PURN) A.B Pratiknyo. 

Ketika menggelar tatap muka bersama Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan penanganan Covid 19 Kabupaten Halmahera Selatan pada rabu (10/6) yang berlangsung di bangunan Canga Matau, tim Satgas Covid 19 Kabupaten Halmahera Selatan sendiri dipimipin langsung oleh ketua Satgas Halsel Bahrain Kasuba, Bahrain didampingi oleh sekretaris Satgas Daud Djubedi, wakil ketua Kapolres Halsel AKBP M Faishal Aris, wakil ketua Dandim LabuhaLetkol Inf Imam Kanafi,  akil ketua Kejari Labuha, Sekretaris Daerah Helmi Surya Botutihe, kepala dinas Kesehatan Hj Hasna Muhammad, kepala Inspektorat Slamet AK, kepala Disperindag Muhammad Nur dan direktur RSUD Labuha Asia Hasjim.

LO A.B Pratiknyo dalam kesempatan ini meminta kepada tim Satgas Covid 19 Halsel menyampaikan kerja kerja Satgas selama pendemi covid 19, Kendala yang dialami termasuk bantuan yang diterima oleh Satgas Covid 19 Halsel dari Pemerintah Pusat maupun pihak swasta “tujuan kedatangan ini guna melihat secara langsung bagaimana penanganan covid 19 di Maluku Utara terutama di Halmahera Selatan, terkait dengan memutus mata rantai pandemi covid 19,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba sebagai ketua Satgas Covid 19 Halsel mengatakan, tim yang dibentuk telah kurang lebih 2 bulan ini Satgas efektif melakukan pencegahan penyebaran covid 19 kabupaten Halmahera Selatan “selain Satgas Covid 19 ditingkat Kabupaten, ditingkat 30 kecamatan dan 249 desa sudah dibentuk satgas covid 19 jadi proses pencegahan dan pemutusan mata rantai terus dilakukan,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan Hj Hasna Muhammad memaparkan proses penanganan warga yang berstatus ODP,  OTG, PDP hingga pasien covid hingga kendala swab pasien covid yang dianggap menjadi kendala utama karena lambat

“Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha memiliki TCM bantuan dari Kementerian Kesehatan, namun tidak ada ketriknya karena sulit didapatkan sehingga swab pasien harus dikirim ke Ternate dan Manado yang memakan waktu hingga kurang lebih dua minggu jadi diharapkan kepada LO pak Bambang dapat menghubungkan ke kementerian Kesehatan agar dapat dibantu terkait dengan ketrik TCM untuk dilakukan Swab,” harap Hasna yang diiyakan oleh direktur RSUD Labuha Asia Hasjim.

Dalam kesempatan ini juga,  LO A.B Pratiknyo menyampaikan banyak masukan kepada Satgas Covid 19 Kabupaten Halmahera Selatan agar memasuki new normal, kegiatan ekonomi tetap berjalan normal, diupayakan agar angka angka pasien covid dan sebagainya tersebut tidak bertambah lagi “kendala yang disampaikan akan upayakan untuk diatasi karena paling dibutuhkan,” pungkasnya. (Tox).

Leave A Reply

Your email address will not be published.