Sang Motivator Nomor Satu Indonesia Kembali Hadir di Kediri Akhir Juli ini

0

Kediri – Penyelenggaraan kegiatan Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) yang di ikuti oleh sekitar 1000-an peserta, dimana pada kali ini terdiri dari kalangan anak muda pelajar SMA/SMK/MA se kota Kediri, Jawa Timur.

Seminar Nasional Winning Mentally For Industrial Revolution 4.0. Bakal dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2019, Selasa depan di  Gedung Graha institute Ilmu Kesehatan (IIK) Kota Kediri, Jawa Timur, bertujuan untuk menumbuhkan menset kemimpinan dan kemandirian anak muda.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pembicara Sang Motivator Nomor 1 (satu0 Indonesia, Syafii Efendi.

Kemudian, Syafii Efendi mengatakan kegiatan ini sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan menset kemimpinan dan kemandirian anak muda.“Pastikan diri anda (anak muda) hadir pada 30 Juli 2019, nanti”, tukas sang motivator.

Ketua Pelaksana acara Devi Nuzilatus Sholihah mengatakan sekitar 1000-an peserta dari kalangan SMA/SMK/MA, Mahasiswa dari instansi kampus se Kab Ponorogo akan hadir dalam acara tersebut.

“Kami harap anak muda pelajar SMA/SMK/MA di Kediri ini, semangat menghadiri seminar itu. Agar nantinya dapat bermanfaat serta mampu memotivasi diri untuk kelak menjadi generasi yang mandiri. Utamanya, dapat menumbuhkan menset kemimpinan dan kemandirian anak muda.” sebut Devi Nuzilatus Sholihah, Ketua Panitia Penyelenggara.

Devi menyampaikanbahwa anak muda harus mandiri, anak muda harus kaya, karna kaya itu bukan hanya tentang uang melainkan tentang mental”, ucapnya.

Dalam acara itu, sang Motivator No 1 Indonesia, Syafii Efendi akan membakar semangat kaula Muda Kediri terasa hidup dan meriah. Dia akan banyak bercerita melalui video untuk menerangkan realita yang terjadi di Indonesia, dimana generasi muda diperbudak gaya. Ia juga memberikan gambaran kemajuan teknologi ke depannya di hadapan masa yang hadir, papar devi.

Melalui berita ini, diundang kepada seluruh kaula muda se-Kota kediri untuk menghadiri acara seminar ini.(bud)

Leave A Reply

Your email address will not be published.